You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
40 Karya Seniman Kontemporer Meriahkan Pameran di TIM
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

40 Karya Seniman Kontemporer Meriahkan Pameran di TIM

Sebanyak 40 seniman kontemporer meriahkan pameran karya seni yang diselenggarakan PT Jakarta Propertindo/Jakpro (Perseroda) di Galeri Seni, Gedung Panjang, Taman Ismail Marzuki Kelurahan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Pameran ini kami hadirkan dalam rangka aktifasi TIM

Kegiatan yang digelar mulai 3 hingga 30 Juni 2022 berisi pameran arsitektur TIM hingga pameran karya seni seperti lukisan, patung, kain serta mixed media, pemutaran film, workshop dan diskusi perihal seni rupa sebagai rangkaian dari Jakarta Hajatan ke-495.

Seniman Kilau Art, Saiful Bahri mengatakan, sebanyak 40 seniman menampilkan berbagai karya seni kontemporer seperti, lukisan, tiga dimensi, fotografi dan instalasi dengan berbagai karya seni sesuai tema Betawi Masa Kini, Masa Begitu?.

Jakarta Perkenalkan Wisata Mice di Pameran Terbesar Dunia IMEX Frankfurt 2022

"Pameran ini kami hadirkan dalam rangka aktifasi TIM. Ini seni yang berkenaan dengan Betawi hari ini," ujar Saiful, Sabtu (4/6).

Dikatakan Saiful, selama masa pandemi, seniman tidak berhenti berkarya dalam berbagai medium seni. Bahkan, dengan tetap berkarya mereka merasa memiliki imun dan mampu melampaui masa pandemi.

"Tidak hanya mampu menyintas dari COVID-19, semangat dan efek dari seni itu menjadi refleksi baginya mampu melampaui persoalan apapun di kemudian hari," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10078 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1311 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1226 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1194 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye957 personBudhi Firmansyah Surapati